<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Yuwielueninet's Weblog</title>
	<atom:link href="http://yuwielueninet.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://yuwielueninet.wordpress.com</link>
	<description>YuwieLueninet Sekedar Celoteh Biasa</description>
	<lastBuildDate>Mon, 04 May 2009 12:12:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='yuwielueninet.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Yuwielueninet's Weblog</title>
		<link>http://yuwielueninet.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://yuwielueninet.wordpress.com/osd.xml" title="Yuwielueninet&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://yuwielueninet.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Tips Mengatasi Anak Ngambek</title>
		<link>http://yuwielueninet.wordpress.com/2009/03/19/tips-mengatasi-anak-ngambek-2/</link>
		<comments>http://yuwielueninet.wordpress.com/2009/03/19/tips-mengatasi-anak-ngambek-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2009 13:45:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yuwielueninet</dc:creator>
				<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[ngambek]]></category>
		<category><![CDATA[prilaku]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuwielueninet.wordpress.com/2009/03/19/tips-mengatasi-anak-ngambek-2/</guid>
		<description><![CDATA[CARA JITU MENGATASI ANAK NGAMBEK &#8220;Pokoknya aku mau yang itu, huuu..&#8221; jerit si kecil sambil menggelosor di lantai toko. Apa yang mesti kita perbuat jika ia ngambek seperti itu? Serba salah. Mungkin itu perasaan Anda ketika tiba-tiba si kecil ngadat, menjerit-jerit sambil bergulingan di lantai supermarket gara-gara permintaannya tak dipenuhi. Mencubitinya membuat ia makin keras [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuwielueninet.wordpress.com&amp;blog=3043701&amp;post=363&amp;subd=yuwielueninet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">CARA JITU MENGATASI ANAK NGAMBEK<br />
&#8220;Pokoknya aku mau yang itu, huuu..&#8221; jerit si kecil sambil menggelosor di lantai toko. Apa yang mesti kita perbuat jika ia ngambek seperti itu? Serba salah. Mungkin itu perasaan Anda ketika tiba-tiba si kecil ngadat, menjerit-jerit sambil bergulingan di lantai supermarket gara-gara permintaannya tak dipenuhi. Mencubitinya membuat ia makin keras menjerit, dibujuk pun tak mempan. Sementara perasaan Anda makin tak enak karena mata pengunjung semua tertuju ke Anda. Bisa jadi dalam perasaan Anda, orang menganggap Anda tak becus mengurus anak. Daripada ribut, akhirnya Anda pun mengalah, meluluskan permintaan si kecil.<br />
Menurut psikolog anak, Dr. Seto Mulyadi, orangtua tak perlu malu bila anaknya tiba-tiba bertingkah tak menyenangkan di depan umum. Toh, orang lain pun tahu kalau ini bukan masalah orangtua, tapi masalah anak-anak. &#8220;Justru yang perlu diupayakan adalah menenangkan si anak agar tak lebih lama mengganggu ketenangan umum. Dengan tegas, angkatlah ia dan ajak pulang. Pengalaman saya, tatap mata anak dan ajak ia pulang. Jangan tatap anak dengan kesal atau memelototinya, ia akan tahu itu dan akan makin keras mengamuk,&#8221; terang Doktor Psikologi lulusan Program Pasca Sarjana UI ini. Kata Seto, lebih baik tatap mata si anak dengan penuh kasih. Ia akan mengerti, ibu atau ayahnya tetap menyayanginya dan permintaannya bisa dibicarakan di rumah.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-363"></span>JADI SENJATA<br />
Yang jelas, wajar jika anak kecil gampang meledak atau ngambek. Terlebih anak usia di atas 2 tahun. Saat itu ia sudah dapat mengekspresikan kemarahan, kekecewaan, atau kecemasannya. &#8220;Untuk anak yang berusia di bawah 2 tahun, sangat gampang mengalihkannya. Misalnya saat ia ngambek, kita tunjukkan cicak di dinding. Atau tunjukkan ia gambar,&#8221; bilang Seto. Lain hal dengan anak usia 2 tahun di mana egonya mulai tumbuh. Ia ingin orang lain mengakui keberadaannya. Dengan cara diam, tak mau berpartisipasi atau berguling- guling, ia ingin orang lain mengerti akan kehadiran &#8220;aku&#8221;-nya yang baru. Ia pun sangat mementingkan diri sendiri. Apa yang diinginkannya, harus dituruti segera, saat itu juga.<br />
Celakanya, jika perilaku tak baik ini tak ditanggulangi dengan baik, maka akan terus berkembang hingga dewasa. &#8220;Itu sebabnya ngambek harus diwaspadai sebagai cikal-bakal berbagai tingkah negatif setelah dewasa kelak. Bisa saja kalau keinginannya tak terpenuhi, lantas minggat dari rumah,&#8221; jelas Seto.<br />
Apalagi, anak belajar dari lingkungan. Ia akan belajar bagaimana lingkungan meresponnya. Kalau ia ngambek lalu orangtuanya menuruti kehendaknya, maka ngambek akan dijadikan senjata untuk menarik perhatian &#8220;kekuasaan&#8221; atau orangtua. Dan tingkat ngambeknya juga akan terus meningkat. Beda jika ia ngambek, masalahnya dicoba dipecahkan. Alhasil, ia tak bisa menggunakan hal itu sebagai senjata. Dengan demikian, jika ia menginginkan sesuatu, ia tak akan ngambek, tapi mengacu pada sistem.<br />
UNGKAPAN PROTES<br />
Yang biasanya terjadi, anak ngambek untuk mengungkapkan protesnya atas kesewenangan orangtua. Terutama pada keluarga yang komunikasinya kurang efektif. Entah karena ayah-ibu yang terlalu sibuk sehingga perhatian pada si kecil sangat kurang, atau karena orangtua terlalu otoriter dan mau menang sendiri. Orangtua selalu memaksakan kehendaknya, sehingga tak pernah mendengar hati nurani anak. &#8220;Nah, anak akan merasa diperlakukan tak adil!&#8221; tukas Seto. Misalnya saja, pada saat anak minta mainan, orangtua langsung bilang, &#8220;Tidak! Mainan kamu sudah terlalu banyak!&#8221;<br />
Padahal mungkin saja mainan yang banyak itu dibeli atas inisiatif orangtuanya yang saat membeli, suasana hatinya sedang senang, uang lagi banyak. Padahal, bisa saja si anak sebenarnya sedang tak butuh mainan. Nah, giliran ia memerlukan, justru orangtua berkata tidak. Anak pun merasa diperlakukan tak adil. Semuanya hanya dilihat dari sudut pandang orangtua, tak melalui suatu dialog yang demokratis. Akibatnya, anak frustrasi dan perasaan itu dilampiaskannya dengan cara ngambek.<br />
METODE ANTI KALAH<br />
Harus bagaimanakah kita bersikap? Yang jelas, kita mesti lebih membuka diri, sehingga anak dapat melampiaskan keinginan-keinginannya secara wajar. &#8220;Jadilah pendengar yang baik,&#8221; anjur Seto. Saat kumpul bersama keluarga, misalnya, ayah dan ibu harus mau mendengar dan menerima permintaan atau keluhan-keluhan anak. Jika anak minta dibelikan buku dan stiker, misalnya, tanyakan padanya, apakah itu sebuah kebutuhan atau keinginan. &#8220;Mana yang paling perlu? Buku atau stiker?&#8221; Anak pun akhirnya belajar, mana yang penting dan tidak. Kalaupun ia ingin protes, boleh-boleh saja, sepanjang diwujudkan dalam bentuk kata-kata dan bukan tingkah laku ngambek atau membanting pintu.<br />
Tak ada salahnya anak ikut tahu kondisi keuangan ayah dan ibunya sehingga ia tahu persis, orangtua belum bisa memenuhi keinginannya. &#8220;Jadi, semuanya harus melalui dialog atau komunikasi,&#8221; tandas Seto. Cara lain untuk mengendalikan anak ngambek, adalah metoda &#8220;anti-kalah&#8221; atau musyawarah dalam keluarga. &#8220;Tak ada yang kalah atau menang.&#8221; Lagi-lagi, dengan cara membuka dialog. Misalnya, &#8220;Yuk, kita bicarakan hal ini di rumah. Apa yang kamu mau, akan kita bicarakan dulu. Kalau memang diputuskan untuk dibeli, kita bisa kembali lagi besok.&#8221; Alhasil, titik temu yang memuaskan kedua belah pihak pun didapat. &#8220;Anak juga sekaligus belajar bahwa ia tak akan berhasil memenuhi keinginannya dengan cara ngambek,&#8221; kata Seto yang pada 1987 meraih penghargaan Orang Muda Berkarya Indonesia.<br />
TENANG DAN KONSISTEN<br />
Seto mengakui, memang bukan pekerjaan mudah mengajak bicara anak kecil yang tengah ngadat. Ia akan melawan, bersikukuh, alias mau menang sendiri. &#8220;Makanya, hadapi ia dengan sikap tenang. Kalau kita tampak panik, malu, atau marah-marah, anak malah jadi tambah bertingkah. Tenang, senyum, dan perlihatkan kita tetap menghargainya.<br />
Nah, biasanya ngambeknya akan sedikit lumer,&#8221; papar anggota Creative Education Foundation ini. Orangtua, lanjut Seto, bisa berujar, &#8220;Ibu tahu kamu kecewa, sedih. Sekarang kita pulang dulu, yuk! Nanti kita bicarakan di rumah. Ibu mau dengar apa maumu.&#8221; Lewat ucapan seperti itu, anak tahu, kita mengerti akan kemarahan atau kekecewaannya dan kita bisa menerimanya sebagai sesuatu yang wajar. &#8220;Anak juga akan sadar, ia boleh marah tapi cara marahnya harus baik. Tidak dengan berguling-guling di depan umum. Dari situ ia akan merasa dihargai,&#8221; lanjut anggota World Council for Gifted &amp; Talented Children ini. Di sisi lain, anak juga menjadi paham, ayah atau ibunya sudah berubah. Yang biasanya marah-marah, sekarang tak begitu lagi. &#8220;Tentunya orangtua harus konsisten dengan ucapannya. Tiba di rumah, ia harus mau mendengarkan keluhan-keluhan anak dan sama-sama mencari pemecahannya,&#8221; kata Seto.<br />
BIKIN &#8220;PERJANJIAN&#8221;<br />
Sikap pasif orangtua saat anaknya ngambek dengan cara membiarkan atau meninggalkan anak, tak terlalu disetujui pakar psikologi anak ini. &#8220;Ada, kan, orangtua yang begitu. Anaknya dibiarkan dengan harapan kemarahan anak akan reda dengan sendirinya. Padahal, justru sikap seperti itu bisa membuat anak makin kecewa dan frustrasi. Bisa saja ngambeknya kemudian dialihkan di rumah karena masalah utamanya tak diselesaikan,&#8221; tutur anggota International Council of Psychologists ini. Padahal, tutur Seto lebih jauh, tak ada salahnya orangtua bersikap sedikit &#8220;merendah&#8221; dalam arti mau mendengarkan anak. Sebaliknya, orangtua pun harus berani mengungkapkan segala perasannya secara jujur. Kalau ingin marah, ya, kemukakan saja. Misalnya, &#8220;Ibu marah, lo, kalau kamu bersikap begini. Ibu kecewa.&#8221;<br />
Jika anak tetap sajangambek, berarti masih ada kebutuhan yang tak terpenuhi. Bisa saja orangtua belum sadar tentang hak-hak anak. Hak untuk bermain, berpartisipasi, dan didengarkan oleh lingkungannya. &#8220;Tidak jadi robot terus!&#8221; tukas Seto. Jika ia tak mendapat hak-hak tadi, &#8220;Anak akan mengalami hambatan dalam tumbuh kembangnya,&#8221; tandas peraih penghargaan The Golden Baloon Award, New York ini.<br />
Selain itu, Seto juga menyarankan agar para orangtua bisa mengantisipasi peristiwa-peristiwa yang rawan konflik. Misalnya, kalau kemungkinan ia akan ngadat saat diajak ke mal, persiapkan sebelumnya. &#8220;Mama mau ajak kamu ke mal, tapi janji, hanya boleh minta satu barang saja. Kamu nanti mau minta apa? Stiker atau boneka? Pilih salah satu, tidak boleh lebih dari itu.&#8221; Nah, karena si kecil dilibatkan dalam perencanaannya, ia pun biasanya akan menepati janji karena merasa dirinya dihargai. Bisa juga ditambahkan dalam &#8220;perjanjian&#8221; itu, apa sanksinya jika si kecil ingkar janji. Misalnya, pada kepergian berikut, ia tak boleh ikut lagi.<br />
HUKUMAN DAN PUJIAN<br />
Dengan menegakkan demokrasi di rumah, anak akan terhindar dari rasa frustrasi. Sebab itulah, sejak anak bisa diajak bicara, sebaiknya biasakan diajak bicara. Anak pun akan merasa dihargai. &#8220;Kalau ia biasa dihargai, dipercaya, dan egonya diakui, maka ia akan lebih percaya diri dan tidak mudah ngambek,&#8221; kata Seto. Perlukah hukuman diberlakukan dalam hal ini? &#8220;Bisa saja, tapi bukan dalam bentuk pukulan atau cubitan. Melainkan dalam bentuk tak dipenuhinya keinginan itu. Biasanya ibu senyum, kok, kali ini tidak dan mukanya datar. Itu saja bagi anak yang peka sudah berarti hukuman,&#8221; jelas Seto. Namun, jangan lupa pula memberinya pujian jika ia berkelakuan baik dan dapat menghilangkan sifat ngambeknya.<br />
Sumber : tabloid-nakita.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yuwielueninet.wordpress.com/363/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yuwielueninet.wordpress.com/363/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yuwielueninet.wordpress.com/363/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yuwielueninet.wordpress.com/363/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yuwielueninet.wordpress.com/363/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yuwielueninet.wordpress.com/363/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yuwielueninet.wordpress.com/363/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yuwielueninet.wordpress.com/363/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yuwielueninet.wordpress.com/363/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yuwielueninet.wordpress.com/363/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yuwielueninet.wordpress.com/363/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yuwielueninet.wordpress.com/363/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yuwielueninet.wordpress.com/363/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yuwielueninet.wordpress.com/363/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuwielueninet.wordpress.com&amp;blog=3043701&amp;post=363&amp;subd=yuwielueninet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yuwielueninet.wordpress.com/2009/03/19/tips-mengatasi-anak-ngambek-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9d0684831ede4ece7f5a685165146831?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lueninet</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengurangi Stress di Saat Hamil</title>
		<link>http://yuwielueninet.wordpress.com/2009/02/23/mengurangi-stress-di-saat-hamil/</link>
		<comments>http://yuwielueninet.wordpress.com/2009/02/23/mengurangi-stress-di-saat-hamil/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Feb 2009 13:29:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yuwielueninet</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[health]]></category>
		<category><![CDATA[tips sehat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuwielueninet.wordpress.com/?p=360</guid>
		<description><![CDATA[Kiriman artikel / tips dari :  Endah Dear All, Sebagai orang yang udah pro dalam &#8216;berusaha untuk hamil&#8217;,hehe, saya ingin berbagi sedikit info dan tips. Untuk Klinik Infertilitas Area Jakarta bisa coba di : Klinik Yasmin RSCM (Dr. Ali Baziad praktek disini juga). Klinik Sam marie di Jl. Wijaya I (Dr. nya juga sebagian besar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuwielueninet.wordpress.com&amp;blog=3043701&amp;post=360&amp;subd=yuwielueninet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Kiriman artikel / tips dari :  Endah</p>
<p style="text-align:justify;">Dear All,</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagai orang yang udah pro dalam &#8216;berusaha untuk hamil&#8217;,hehe, saya ingin berbagi sedikit info dan tips.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk Klinik Infertilitas Area Jakarta bisa coba di :</p>
<ul class="unIndentedList" style="text-align:justify;">
<li> Klinik Yasmin RSCM (Dr. Ali Baziad praktek disini juga).</li>
<li> Klinik Sam marie di Jl. Wijaya I (Dr. nya juga sebagian besar praktek di klinik yasmin)</li>
<li> Klinik Morula RS Bunda</li>
<li><span id="more-360"></span></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">klinik2 tsb memang khusus menangani pasien infertilitas, jadi antriannya juga ngga nyebelin, trus yang pasti sih, sedikit kemungkinan ketemu anak2/bayi disana -soalnya tambah pedih ngga sih ngantri 2 jam sambil liat anak2 yang lucu itu.. -<br />
dan yang paling penting, klinik2 itu one stop treatment. soalnya kumplit mulai dari dokter , androlog, lab, obat, segala macam keperluan terapi, operasi sampe bisa bayi tabung. Jadi kita bisa lebih nyaman soalnya kalo treatmentnya lamaan, jadi kenal sama staf dan perawatnya, hehe. Untuk staf yang asik &amp; personal, direkomendasiin sih ke Klinik Yasmin.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk Tips biar enak dan meminimalisasi stress :</p>
<p style="text-align:justify;">a)      Selalu datang berpasangan.</p>
<p style="text-align:justify;">b)      Jangan sungkan2 buat tanya-tanya sama Dokternya apapun yang kita pengen tau dan ngga jelas. Biar ngga menduga2 sendiri -bikin stress loh-</p>
<p style="text-align:justify;">c)      Minta no. Telp Dr.nya dan tanya dalam keadaan apa bisa di telp atau di sms. Enakan sih sms ya, soalnya bisa jadi Dokter lagi ada pasien atau malah sedang operasi. &#8211; ini juga biar kita ngga di cap annoying, hehe.</p>
<p style="text-align:justify;">d)      Jangan malu untuk Tanya biaya-biayanya. Baik sama dokter atau staf. Ini penting banget, soalnya test-test segala rupa bisa jutaan. Biasanya sih untuk test pertama kali -kalo Dr masih cari tau masalahnya apa totalnya bisa 5-10jt. Itu baru test loh.. treatmentnya beda lagi. Jadi, jangan malu juga buat nawar ke dokternya tes mana dulu yang kira2 bisa dicoba dan kemungkinan memberi hasil. Kan siapa tau juga masalahnya disitu..hehe. Tapi bisa lama juga sih kalo ternyata bukan, karena biasanya test itu tergantung dari masa ovulasi istri. Kalo satu-satu, 5 test bisa 5 bulan dong Cuma buat cari tau masalahnya apa..</p>
<p style="text-align:justify;">e)      Selalu pastikan anda nyaman dengan dokternya, karena itu penting banget &#8211; soalnya kadang test dan treatment bisa lama &#8211; ini juga supaya kita ngga stress2 banget kalo habis dari dokter, soalnya kita ngerasa udah dapet treatment yang bagus walopun kadang bad news, hehe.</p>
<p style="text-align:justify;">f)        Membandingkan treatment antara dokter satu dan yang lain sih boleh aja. Tapi kalo udah percaya dan nyaman sama satu dokter. Pake kacamata kuda deh. Soalnya kan kadang &#8216;jurus-jurus&#8217; dokter satu dan yang lain bisa sedikit beda pendekatannya. Kalo ngga, dijamin stress deh, atau malah jadi pindah2 dokter yang bikin treatment gak selesai atau malah tambah tekorrr..</p>
<p style="text-align:justify;">g)      Dan jangan pernah berpikiran ini salah siapa atau kita merasa bersalah kalo ngga hamil, ngabisin duit banyak, dll. Karena yang ngasih anak itu kan Allah. Kalo kita nyalahin pasangan, kita artinya nyalahin Allah juga dong?. Kalo dua2nya bisa berpikiran begitu, Insya Allah sih jadi lebih ringan loh bebannya..</p>
<p style="text-align:justify;">Maaf kalo terlalu panjang ya, sebenernya sih masih banyak tips2 lainnya &#8211; kayaknya bisa dibikin artikel deh, hehe-.<br />
Tapi semoga membantu..</p>
<p style="text-align:justify;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yuwielueninet.wordpress.com/360/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yuwielueninet.wordpress.com/360/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yuwielueninet.wordpress.com/360/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yuwielueninet.wordpress.com/360/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yuwielueninet.wordpress.com/360/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yuwielueninet.wordpress.com/360/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yuwielueninet.wordpress.com/360/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yuwielueninet.wordpress.com/360/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yuwielueninet.wordpress.com/360/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yuwielueninet.wordpress.com/360/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yuwielueninet.wordpress.com/360/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yuwielueninet.wordpress.com/360/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yuwielueninet.wordpress.com/360/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yuwielueninet.wordpress.com/360/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuwielueninet.wordpress.com&amp;blog=3043701&amp;post=360&amp;subd=yuwielueninet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yuwielueninet.wordpress.com/2009/02/23/mengurangi-stress-di-saat-hamil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9d0684831ede4ece7f5a685165146831?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lueninet</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Akurat Deteksi Kelainan Janin Dengan USG</title>
		<link>http://yuwielueninet.wordpress.com/2009/01/20/akurat-deteksi-kelainan-janin-dengan-usg/</link>
		<comments>http://yuwielueninet.wordpress.com/2009/01/20/akurat-deteksi-kelainan-janin-dengan-usg/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Jan 2009 03:38:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yuwielueninet</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[health]]></category>
		<category><![CDATA[hamil]]></category>
		<category><![CDATA[pemeriksaan]]></category>
		<category><![CDATA[USG]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuwielueninet.wordpress.com/?p=352</guid>
		<description><![CDATA[Akurat Deteksi Kelainan Janin Dengan USG Pemeriksaan USG kehamilan disarankan untuk dilakukan agar perkembangan janin dapat dilihat. Dengan USG 2D, 3D, ataupun 4D, bisa dideteksi kelainan yang mungkin terjadi pada calon jabang bayi. Banyak yang bisa didapat dari pemeriksaan USG (ultrasonography), misalnya menentukan usia kehamilan, melihat kondisi kehamilan, termasuk kelainan janin. Idealnya, pemeriksaan USG dilakukan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuwielueninet.wordpress.com&amp;blog=3043701&amp;post=352&amp;subd=yuwielueninet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akurat Deteksi Kelainan Janin Dengan USG</p>
<p>Pemeriksaan USG kehamilan disarankan untuk dilakukan agar perkembangan janin dapat dilihat. Dengan USG 2D, 3D, ataupun 4D, bisa dideteksi kelainan yang mungkin terjadi pada calon jabang bayi.</p>
<p style="text-align:justify;">Banyak yang bisa didapat dari pemeriksaan USG (ultrasonography), misalnya menentukan usia kehamilan, melihat kondisi kehamilan, termasuk kelainan janin. Idealnya, pemeriksaan USG dilakukan tiga kali selama masa kehamilan. Begitu penuturan Dr Indra NC Anwar, SpOG, dokter spesialis kebidanan dan kandungan dari RS Bunda Jakarta. “Selalu melakukan USG setiap kali periksa ya tidak apa-apa. Tetapi, biayanya kan jadi mahal. Kalau tidak diperlukan, lebih baik tidak usah terlalu sering USG,” ujar Manajer Klinik Fertilitas Morula ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Biaya semakin mahal terutama bila menggunakan model USG tiga dimensi (3D) atau yang terbaru, empat dimensi (4D). USG merupakan alat pemeriksaan dengan menggunakan gelombang suara ultra. Gelombang tersebut kemudian akan diubah menjadi gambar. Hasil pencitraan bisa dilihat melalui layar monitor.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-352"></span><strong>Tiga Kali Saja</strong><br />
Dibandingkan USG dua dimensi (2D), tentu saja teknologi 3D dan 4D lebih maju. Melalui USG 3D, gambar janin dapat dilihat secara utuh, seolah-olah melihatnya secara langsung. Pada USG 4D, kita bahkan bisa melihat gerakan seperti gerakan jari, kepala, hingga denyut jantung janin.</p>
<p style="text-align:justify;">Kemampuan untuk mengikuti gerakan tubuh maupun organ janin itu yang dikategorikan 4D. Sementara USG 2D hanya memperlihatkan potongan gambar janin secara horizontal maupun vertikal.</p>
<p style="text-align:justify;">Ditegaskan Dr Indra, manfaat ketiga jenis USG itu hampir sama. Pada prinsipnya USG merupakan alat bantu diagnostik atau membantu mendiagnosis hal-hal yang terjadi pada kehamilan. Pemeriksaan USG paling penting dilakukan pertama kali saat usia kehamilan di bawah 12 minggu untuk mendeteksi ada-tidaknya kehamilan.</p>
<p style="text-align:justify;">Kemudian pada trimester kedua, yaitu usia kehamilan sekitar 18-20 minggu, bermanfaat untuk mendeteksi kecacatan pada janin yang mungkin saja terjadi. Pada trimester akhir, saat usia kandungan 34-36 minggu, USG berguna dalam menentukan posisi janin serta letak plasenta. Dengan begitu, bisa menentukan proses persalinannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Penggunaan USG 2D, menurut Dr Indra, sudah cukup baik, termasuk untuk mendeteksi kelainan mayor. “Memang pada USG 3D dokter bisa lebih detail melihat kelainan pada janin yang kadang-kadang tidak terlihat di 2D,” katanya.</p>
<p style="text-align:justify;">Ia lalu mencontohkan, janin yang terlilit tali pusar kadang tidak tampak pada USG 2D. Gambar yang dihasilkan hanya berupa potongan, jadi tidak bisa memprediksi apakah tali pusar benar-benar melilit janin atau hanya melintas pada janin.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Lebih Utuh</strong><br />
Kelainan bibir sumbing juga lebih mudah dilihat pada USG 3D dibandingkan pada USG 2D. Wajah janin bisa dilihat secara utuh. Bila janin mempunyai jari tangan berlebih (polidaktil) atau jari-jari tangan berlengketan satu sama lain, juga lebih mudah dideteksi dengan USG 3D. Kelainan pada jantung pun akan lebih utuh saat diobservasi. Sebab, ruang maupun sekat antarjantung bisa dilihat dengan jelas.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebenarnya cukup banyak kelainan janin yang dapat dideteksi dengan USG 2D. Gangguan pertumbuhan janin (intra uterine growth retardation/IUGR), anenchepaly (batok kepala yang tidak menutup rapat), spina bifida, atau usus yang berada di luar, bisa terdeteksi melalui USG 2D.</p>
<p style="text-align:justify;">Intinya, USG 3D digunakan sebagai pendukung atau untuk memastikan kelainan yang ditemukan saat pemeriksaan dengan USG 2D. “Secara klinis, manfaat USG 3D tidak terlalu banyak. Ada pula kelainan yang tidak dapat dideteksi dengan USG 3D, misalnya kelainan tidak adanya anus pada janin,” paparnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Dokter-dokter di negara maju, termasuk di Jepang, menggunakan USG 3D untuk mengoperasi kelainan janin dalam kandungan. Operasi jantung janin di dalam kandungan sudah bisa dilakukan di negara maju, tetapi belum bisa dilakukan di Indonesia.</p>
<p style="text-align:justify;">Gambar USG 4D bisa direkam, jadi orangtua bisa melihat gerakan janin secara langsung. Hal ini tentu saja menimbulkan kesan impresif bagi orangtua. Selain itu, juga dapat meningkatkan ikatan psikologis antara orangtua dan bayi.</p>
<p style="text-align:justify;">Perlu diperhatikan, untuk menampilkan gambar 3D tergantung pada keahlian mengoperasikannya, jumlah cairan amniotik atau ketuban di sekeliling janin, juga posisi dan derajat kegemukan kehamilan. Senada dengan Dr Indra, banyak ahli yang tidak terlalu menganjurkan penggunaan USG 3D atau 4D.</p>
<p style="text-align:justify;">Mengukur Tubuh Janin Selain menentukan usia kehamilan, USG membantu melihat perkembangan janin, kelainan janin, plasenta (ari-ari), dan air ketuban. Biasanya kelainan janin bisa diamati saat memasuki usia kehamilan 18-20 minggu atau menjelang 5 bulan.</p>
<p>Secara garis besar, beberapa manfaat penting dari pemeriksaan USG adalah :</p>
<p style="text-align:justify;">Melihat kantong kehamilan (gestational sac). Kantong kehamilan biasanya sudah terlihat pada usia kandungan 4 minggu. Detak jantung bisa dideteksi dengan irama ultrasound doppler pada usia 6 minggu, dan lebih jelas digambarkan pada usia 7 minggu. Normalnya, denyut jantung janin usia 6 minggu adalah 90-110 denyut per menit, dan pada usia 9 minggu sekitar 140-170 denyut per menit. Bila pada usia 5-8 minggu terjadi perlambatan denyut jantung (kurang dari 90 denyut per menit) atau istilahnya bradycardia, bisa dikaitkan dengan risiko tinggi terjadinya keguguran.<br />
Letak kehamilan. USG membantu mendeteksi letak kehamilan. Bisa saja terjadi kehamilan di luar kandungan.</p>
<p style="text-align:justify;">Keadaan kehamilan. Apakah kehamilan normal atau abnormal? Lewat USG bisa dideteksi adanya kehamilan molar (hamil anggur) atau hamil kosong (blighted ovum). Blighted ovum adalah kondisi hamil, tetapi bakal janin tidak tumbuh.</p>
<p style="text-align:justify;">Mengukur tubuh janin untuk menunjukkan usia kehamilan. Ada beberapa jenis pengukuran yang bisa dilakukan melalui USG</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>The crown rump length (CRL), yaitu pengukuran panjang embrio dari kepala hingga bokong. Pengukuran pada usia kehamilan 7-13 minggu cukup memberikan penilaian yang akurat.</li>
<li> Bipariental diameter (BPD) adalah pengukuran lingkar kepala. BPD bisa diukur pada usia kehamilan di atas 12 minggu. Saat usia 13 minggu, lingkar kepala janin sekitar 2,4 cm, lalu meningkat hingga sekitar 9,5 cm.</li>
<li> Femur length (FL) atau pengukuran panjang paha. Menurut Dr Joseph SK Woo, MBBS, FRCOG (Eng), FHKAM (O&amp;G), dari situs obgyn.net, panjang paha janin meningkat dari 1,5 cm pada usia 14 minggu menjadi 7,8 cm di akhir kehamilan.</li>
<li>Abdominal circumference (AC) merupakan pengukuran lingkar perut, yang berguna untuk memonitor pertumbuhan janin.</li>
<li>Membantu mendiagnosis bila terjadi intrauterine growth retardation (IUGR) atau hambatan pertumbuhan janin.</li>
<li>Lokasi plasenta. USG sangat diperlukan untuk menentukan lokasi plasenta, juga mendiagnosis adanya plasenta previa dan ketidaknormalan plasenta lain, misalnya pada kondisi diabetes. IUGR yang parah juga bisa dinilai.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Pada kehamilan kembar, USG berperan dalam menentukan jumlah janin, anomaly fetal, maupun timbulnya plasenta previa.</p>
<p style="text-align:justify;">Hidramnios (cairan ketuban berlebihan) dan oligohidramnios (cairan ketuban terlalu sedikit). Cairan amniotik yang berlebihan atau kurang bisa terlihat jelas melalui USG. Kedua kondisi ini bisa membawa efek merugikan pada janin.</p>
<p style="text-align:justify;">Memastikan missed abortion atau kematian hasil konsepsi dalam rahim.Diagnosis malaformasi janin. Banyak ketidaknormalan janin secara struktural dapat didiagnosis dengan USG. Umumnya dilakukan sebelum usia kehamilan 20 minggu. Contohnya, hidrocefalus, anencephaly, spina bifida, dan lain-lain. Dengan teknologi 3D, kondisi seperti bibir sumbing dan ketidaknormalan jantung bawaan lebih bisa didiagnosis pada usia kehamilan dini. *</p>
<p style="text-align:justify;">Diana Yunita Sari ( WeWeWe Kompas Dot com)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yuwielueninet.wordpress.com/352/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yuwielueninet.wordpress.com/352/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yuwielueninet.wordpress.com/352/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yuwielueninet.wordpress.com/352/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yuwielueninet.wordpress.com/352/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yuwielueninet.wordpress.com/352/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yuwielueninet.wordpress.com/352/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yuwielueninet.wordpress.com/352/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yuwielueninet.wordpress.com/352/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yuwielueninet.wordpress.com/352/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yuwielueninet.wordpress.com/352/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yuwielueninet.wordpress.com/352/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yuwielueninet.wordpress.com/352/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yuwielueninet.wordpress.com/352/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuwielueninet.wordpress.com&amp;blog=3043701&amp;post=352&amp;subd=yuwielueninet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yuwielueninet.wordpress.com/2009/01/20/akurat-deteksi-kelainan-janin-dengan-usg/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9d0684831ede4ece7f5a685165146831?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lueninet</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KEHAMILAN &amp; PENYAKIT ASMA</title>
		<link>http://yuwielueninet.wordpress.com/2009/01/09/kehamilan-penyakit-asma/</link>
		<comments>http://yuwielueninet.wordpress.com/2009/01/09/kehamilan-penyakit-asma/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Jan 2009 01:04:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yuwielueninet</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[health]]></category>
		<category><![CDATA[asma dan kehamilan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuwielueninet.wordpress.com/?p=349</guid>
		<description><![CDATA[Pedoman  bagi Wanita Hamil dan yang Menyusui Anak, KEHAMILAN &#38; PENYAKIT ASMA<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuwielueninet.wordpress.com&amp;blog=3043701&amp;post=349&amp;subd=yuwielueninet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>KEHAMILAN &amp; PENYAKIT ASMA</em><em></em></p>
<p><em> </em></p>
<p><strong><em>Pedoman  bagi Wanita Hamil dan yang Menyusui Anak</em></strong></p>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Lembaran Informasi ini adalah petunjuk bagi wanita yang hamil dan yang menyusui yang menderita asma, dengan memberikan informasi mengenai pengobatan, tindakan bantuan diri dan pentingnya memiliki sebuah rancang tindak.</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><strong><em>INFORMASI PENTING:</em></strong></p>
<ul>
<li><em>Adalah penting untuk <strong>melanjutkan memakai obat asma </strong>selagi Anda hamil.</em></li>
<li><em>Perlu mendiskusikan <strong>mengenai sebuah rancang </strong>tindak dengan dokter Anda.</em></li>
<li><em>Adalah aman untuk <strong>menyusui anak </strong>meskipun Anda memakan obat asma.</em></li>
</ul>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<p><strong><em>Asma</em></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Terlepas apakah seseorang sedang hamil atau tidak, perawatan asma pada dasarnya sama.Perawatannya bertujuan untuk mengendalikan asma dan mencegah terjadinya serangan asma. Serangan asma terjadi ketika saluran pernafasan berhubungan dengan sebuah .faktor pemicu.. Terjadi peradangan (memerah dan terasa sakit) serta penyempitan saluran pernafasan yang disebabkan oleh membengkaknya lapisan dalam saluran pernafasan, pembentukan lendir yang berlebihan dan terjadinya kejang otot pada dinding saluran pernafasan.</em></p>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<p><strong><em>Asma dan Kehamilan</em></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Asma yang terkendali dengan baik tidak memiliki efek yang berarti pada wanita yang hamil, melahirkan ataupun menyusui. Asma mungkin membaik, memburuk atau tetap tidak berubah selama masa hamil, tetapi pada kebanyakan wanita gejala-gejalanya cenderung meningkat selama tiga bulan terakhir dari masa kehamilan. Dengan bertumbuhnya bayi dan membesarnya rahim, sebagian wanita mungkin mengalami semakin sering kehabisan nafas. Tetapi ibu-ibu yang tidak menderita asmapun mengalami hal tersebut karena gerakan diafragma/sekat rongga badan menjadi terbatas. Adalah penting untuk memiliki sebuah rancang tindak asma dan ini harus ditinjau kembali secara teratur selama masa kehamilan. Dokter spesialis kebidanan perlu diberitahu bila si pasien meminum obat cortisone. Bagi wanita yang mengalami serangan asma yang dahsyat atau tidak stabil meskipun sudah diadakan pengendalian asma yang terbaik, rancang tindak mereka harus meliputi apa yang harus dilakukan ketika melahirkan, termasuk pilihan-pilihan jika dilakukan pembiusan. Hal ini harus diatur dengan konsultasi antara sang ibu, dokter kebidanan dan dokter ahli. Asma yang tidak dikendalikan ada hubungannya dengan sedikit meningkatnya kelahiran bayi yang berat badannya rendah dan terjadinya kelahiran sebelum waktunya.</em></p>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<p><em><span id="more-349"></span></em><strong><em>Pengobatan</em></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Pengalaman bertahun-tahun dengan sejumlah besar wanita hamil yang menggunakan obatobatan asma seperti Ventolin dan Bricanyl telah menunjukkan bahwa obat-obatan ini aman baik  bagi sang ibu maupun si bayi.</em></p>
<p><em> </em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Obat-obatan lainnya termasuk tablet-tablet Atrovent, Intal Forte, Becotide, Tilade, Intal Forte, Becloforte,  Pulmicort,  dan  Prednisolone juga telah digunakan dan tidak menyebabkan peningkatan angka kelahiran bayi cacat.</em></p>
<p><em> </em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Obat-obat golongan Theophyllines (Brondecon, Nuelin dan Theodur) tidak lagi sering digunakan sekarang dalam pengendalian asma, tetapi bila digunakan ketika masa hamil, kadar darah harus diperiksa secara teratur oleh dokter Anda, karena hal tersebut dapat berubah-ubah selama masa hamil.</em></p>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<p><strong><em>Melahirkan</em></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Obat penyakit asma tidak menyebabkan kelahiran tertunda atau waktunya bertambah panjang. Wanita-wanita yang penyakit asmanya dikendalikan dengan baik mempunyai pilihan sama dalam penggunaan obat penghilang sakit sewaktu melahirkan dan kemungkinan terjadinya komplikasi waktu melahirkan sama besarnya seperti pada wanita yang tidak berpenyakit asma. Sangat jarang terjadi serangan asma sewaktu melahirkan, tetapi kalaupun hal itu terjadi, penanganannya sama dengan penanganan serangan asma pada seseorang yang tidak hamil. Risiko terhadap bayi dari asma yang tidak dikendalikan lebih mengkhawatirkan dibandingkan dengan risiko (bila memang ada) dari obat-obatan yang digunakan untuk mengobatinya.</em></p>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<p><strong><em>MENOLONG DIRI SENDIRI</em></strong></p>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<p><strong><em>Merokok</em></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Bantulah menghindari serangan asma selama masa hamil dengan cara tidak merokok. Perdarahan vagina (lubang peranakan) dan kelahiran bayi sebelum waktunya lebih banyak terjadi pada wanita yang merokok. Merokok membatasi pertumbuhan si bayi sehingga berat badannya berkurang. Merokok ada hubungannya dengan angka kematian janin yang lebih tinggi, kelahiran mati, dan Sindrom Kematian Bayi secara Mendadak (Sudden Infant Death Syndrome (SIDS)).Bayi para perokok lebih besar kemungkinannya menderita asma dan infeksi jalan pernafasan daripada bayi orang yang tidak merokok.</em></p>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<p><strong><em>Mengawasi Pengukuran Tiupan Nafas (.Peak Flow Monitoring.)</em></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Pengawasan pengukuran tiupan nafas dapat membantu selama masa hamil karena hal ini</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>memungkinkan pengukuran perubahan yang terjadi pada fungsi paru-paru. Kekuatan tiupan nafas dapat berkurang pada masa akhir kehamilan dan ini normal karena rahim tambah membesar dan ruang bagi paru-paru untuk mengembang menjadi berkurang. Dengan melakukan pengukuran fungsi paru-paru anda, perubahan-perubahan yang terjadi dapat terlihat dengan mudah, dan, dengan adanya rancang tindak asma, pengobatan dapat diubah dengan mudah dan cepat untuk memastikan bahwa asma yang Anda derita tetap terkendali.</em></p>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<p><strong><em>Gerak badan</em></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Ingat bahwa gerak badan dampak rendah (low impact exercise) yang tingkatnya sedang seperti berjalan dan berenang dapat membantu selama masa hamil.</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em>.</em></p>
<p><strong><em>MENYUSUI</em></strong></p>
<p><em> </em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Adalah aman untuk menyusui sambil mendapat pengobatan asma. Obat-obat lainnya termasuk beberapa antibiotik dan obat-obat yang dapat dibeli tanpa memerlukan resep dokter tidak selalu aman. Sebaiknya Anda selalu merundingkannya dengan dokter atau apoteker anda.</em></p>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<p><strong><em>Keterangan lebih lanjut:</em></strong></p>
<p><em>. Hubungi dokter setempat Anda</em></p>
<p><em>. Hubungi Asthma Victoria pada 1800 130 645 atau www.asthma.org.au</em></p>
<p><em> </em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yuwielueninet.wordpress.com/349/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yuwielueninet.wordpress.com/349/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yuwielueninet.wordpress.com/349/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yuwielueninet.wordpress.com/349/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yuwielueninet.wordpress.com/349/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yuwielueninet.wordpress.com/349/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yuwielueninet.wordpress.com/349/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yuwielueninet.wordpress.com/349/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yuwielueninet.wordpress.com/349/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yuwielueninet.wordpress.com/349/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yuwielueninet.wordpress.com/349/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yuwielueninet.wordpress.com/349/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yuwielueninet.wordpress.com/349/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yuwielueninet.wordpress.com/349/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuwielueninet.wordpress.com&amp;blog=3043701&amp;post=349&amp;subd=yuwielueninet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yuwielueninet.wordpress.com/2009/01/09/kehamilan-penyakit-asma/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9d0684831ede4ece7f5a685165146831?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lueninet</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Keuntungan Membuat Sendiri Makanan Bayi Dan Balita</title>
		<link>http://yuwielueninet.wordpress.com/2008/11/16/keuntungan-membuat-sendiri-makanan-bayi-dan-balita/</link>
		<comments>http://yuwielueninet.wordpress.com/2008/11/16/keuntungan-membuat-sendiri-makanan-bayi-dan-balita/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Nov 2008 11:37:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yuwielueninet</dc:creator>
				<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[health]]></category>
		<category><![CDATA[tips sehat]]></category>
		<category><![CDATA[balita]]></category>
		<category><![CDATA[makanan bayi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuwielueninet.wordpress.com/?p=342</guid>
		<description><![CDATA[Keuntungan Membuat Sendiri Makanan Bayi Dan Balita Sebagai orangtua, Anda pasti ingin menyediakan yang terbaik untuk bayi dan batita Anda.  Riset menunjukkan bahwa bayi yang diberi makanan bergizi dengan komposisi yang sehat, tumbuh menjadi anak yang kuat dan mudah beradaptasi soal makanan dibandingkan dengan anak yang diberikan makanan dengan komposisi yang kurang baik. Membuat makanan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuwielueninet.wordpress.com&amp;blog=3043701&amp;post=342&amp;subd=yuwielueninet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong>Keuntungan Membuat Sendiri Makanan Bayi Dan Balita</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sebagai orangtua, Anda pasti ingin menyediakan yang terbaik untuk bayi dan batita Anda.  Riset menunjukkan bahwa bayi yang diberi makanan bergizi dengan komposisi yang sehat, tumbuh menjadi anak yang kuat dan mudah beradaptasi soal makanan dibandingkan dengan anak yang diberikan makanan dengan komposisi yang kurang baik. Membuat makanan bayi di rumah adalah hal yang mudah, murah dan bergizi untuk memastikan bahwa anak-anak anda mendapatkan keuntungan tersebut.  Banyak orang yang tidak menyadari bahwa membuat sendiri makanan bayi di rumah mempunyai banyak keuntungan, yaitu:</p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<ol style="text-align:justify;" type="1">
<li><strong>Anda memiliki kendali penuh atas apa yang akan dimakan oleh anak      anda.</strong></li>
</ol>
<p style="text-align:justify;"><strong>2.</strong> <strong>Anda menanamkan kebiasaan makan yang sehat sejak dini.</strong></p>
<ol style="text-align:justify;" type="1">
<li><strong>Makanan buatan sendiri lebih bergizi dan bebas zat-zat aditif.</strong></li>
<li><strong>Makanan buatan sendiri lebih variatif</strong></li>
<li><strong>Mudah</strong></li>
<li><strong>Hemat</strong></li>
<li><strong>Makanan buatan sendiri jauh lebih lezat dari makanan instan. </strong></li>
</ol>
<p style="text-align:justify;"><strong>Penjelasan:</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>1. Anda memiliki kendali penuh atas apa yang akan dimakan oleh anak anda.</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sebagai orang tua, anda pasti ingin mengetahui apa yang dimakan oleh bayi anda.  Seperti juga anda ingin adanya kepastian menyangkut keaslian, keamanan, kualitas dan tekstur dari isi makanan bayi anda.  Dengan menyiapkan sendiri makanan anak, maka Anda dapat memegang kendali atas apa yang dimakan oleh anak Anda dan Anda juga memiliki pengetahuan atas apa yang dimasukkan ke dalam makanan bayi anda.  Semakin Anda terlibat dalam proses penyiapan makanan untuk bayi anda, semakin besar kemungkinan Anda bisa memupuk kebiasaan makan yang sehat. Selain itu, Anda memberikan makan yang sesuai dengan kebutuhan dan keperluan bayi anda.  Dan karena anda yang memegang kendali atas tekstur dan isi dari makanan bayi anda, Andalah yang paling tahu apa yang paling baik untuk bayi anda.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-342"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>2. Anda menanamkan kebiasaan makan yang sehat sejak dini.</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Dengan memberikan makanan sehat pada bayi anda sejak dini, berarti anda telah memperkenalkan kebiasaan makan yang baik untuk seluruh keluarga anda.  Masyarakat Indonesia telah berubah menjadi komunitas yang gemar makanan fast food yang kaya lemak dan kolesterol tapi miskin gizi dan serat. Angka obesitas meningkat sampai pada level epidemik diantara anak-anak, remaja dan orang dewasa. Apabila trend saat ini terus berlangsung, obesitas akan menjadi penyebab utama kematian yang bukan karena penyakit di negeri ini, menggantikan posisi rokok.  Salah satu penyebab utama kasus kelebihan berat pada anak-anak dan orang dewasa adalah kebiasaan makan yang kurang baik.  Kebiasaan makan yang kurang baik secara langsung dihubungkan dengan beberapa masalah kesehatan, termasuk penyakit jantung koroner, darah tinggi, kolesterol tinggi, diabetes dan beberapa jenis kanker.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>3. Makanan buatan sendiri lebih bergizi dan bebas zat-zat aditif.</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Vitamin dan nutrisi lain sangat penting bagi bayi anda.  Untuk tiga tahun kedepan, bayi anda akan mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang sangat cepat.  Untuk itu penting sekali baginya untuk diberikan asupan makanan yang sehat dan bergizi agar dapat memaksimalkan proses tumbuh kembangnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Makanan bayi instan mengandung tambahan garam, gula, penambah rasa, atau bahan-bahan lain yang tidak dibutuhkan dan bahkan tidak tepat untuk bayi Anda. Bahkan bahan-bahan tambahan ini dapat melarutkan kandungan nutrisi dari makanan tersebut dan tidak memberikan manfaat apapun bagi kesehatan bayi Anda dan dimasukkan dalam adonan makanan untuk menambah rasa, tekstur dan memperbanyak jumlah porsi yang dihasilkan.</p>
<p style="text-align:justify;">Anda bisa melihat perbedaan rasa, warna dan kandungan gizi suatu jenis makanan bayi instan yang dibuat oleh produsen yang berbeda. Misalnya bubur susu apel atau nasi tim ayam merek A pasti memiliki rasa, warna dan angka kandungan nutrisi yang berbeda dibandingkan jenis makanan sama dengan merek B, C dan merek-merek lainnya. Dan bubur susu apel atau nasi tim ayam buatan Anda sendiri, pasti jauh lebih lezat, menarik dan bergizi tinggi. Dengan menyiapkan dan memasak sendiri, Anda bisa memastikan bahwa bayi Anda mendapatkan makanan yang dibutuhkannya.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>4. Makanan buatan sendiri lebih variatif</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Makanan bayi cepat saji dibuat untuk memenuhi selera pasar, sehingga variasinya sangat sedikit.  Variasi adalah kunci dari menu seimbang, yang merupakan komponen inti dari makanan yang sehat dan bergizi.  Dengan banyaknya pilihan yang terdapat di bagian bahan makanan segar maupun beku, tidak ada alasan bayi anda harus mengikuti apa yang dianggap perusahaan pembuat sebagai makanan yang paling disukai. Keuntungan dari variasi makanan hádala:</p>
<p style="text-align:justify;">Bayi anda akan terpapar pada rasa dan teksture yang lebih luas sehingga transisi ke makanan keluarga bisa berjalan dengan baik.</p>
<p style="text-align:justify;">Anda bisa membentuk selera makan bayi anda dan membantunya mempelajari rasa baru pada makanan yang baru dimasak, dengan demikian anak Anda tidak akan menjadi pemilih atau susah makan.</p>
<p style="text-align:justify;">Lebih jauh lagi, membuat sendiri makanan bagi bayi anda, membuat anda bebas menambahkan bumbu-bumbu dan mengkombinasikan rasa, sehingga waktu makan bagi bayi anda menjadi saat yang menyenangkan, semacam wisata boga.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>5. Mudah</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Membuat sendiri makanan bayi mudah dan tidak sesulit yang Anda dan orang lain bayangkan atau katakan. Begitu Anda mulai Anda akan menyadari betapa mudahnya mempersiapkan sendiri makanan bayi. Yang Anda butuhkan adalah peralatan masak yang biasa Anda gunakan, blender/food processor serta bahan makanan yang segar untuk membuat makanan yang sehat dan bergizi untuk anak Anda. Selain itu, untuk menghemat banyak waktu dan tenaga, kita bisa memasak dalam jumlah agak banyak. Setelah dimasak, dinginkan makanan lalu tuang ke dalam blok es (cetakan es batu) lalu bekukan. Setelah beku, keluarkan dari cetakan, lalu masukkan 2-3 potong (sesuaikan untuk 1 porsi) ke dalam kantong plastik ukuran kecil. Apabila akan disajikan, keluarkan sejumlah sesuai kebutuhan. Bisa dikombinasikan dengan jenis masakan lainnya (baik disajikan terpisah maupun dicampurkan).</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>6. Anda menghemat biaya.</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Makanan bayi instan harganya lebih mahal karena mereka juga harus memperhitungkan biaya promosi dan distribusi. Membuat makanan bayi sendiri sangat hemat biaya, karena makanan bisa dibeli kapan saja, dengan mempergunakan bahan makanan lokal dan yang sering dikonsumsi keluarga.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>7. Makanan buatan sendiri jauh lebih lezat dari makanan instan. </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Walaupun bayi anda tidak memiliki indera pengecap layaknya orang dewasa, ia bisa mengecap rasa, mengenali warna dan bau.  Makanan yang lezat adalah salah satu anugrah kehidupan dan bayi Anda berhak untuk menikmati kelezatan dan tekstur makanan rumahan seperti halnya Anda dan saya. Coba cicipi bubur ayam, nasi goreng, dan sup instan yang dijual di swalayan, walaupun praktis dan Anda tinggal menyeduh dengan air panas, rasa dan aromanya jauh dibandingkan makanan yang dimasak sendiri. Atau lakukan percobaan dengan hanya makan makanan kalengan dan instan selama 3 &#8211; 7 hari, Anda pasti merindukan kelezatan dan aroma makanan rumahan. Demikian halnya dengan makanan bayi. Jadi tunggu apa lagi?</p>
<p style="text-align:justify;">Melihat bayi Anda menikmati makanan yang Anda buat sendiri merupakan suatu kepuasan tersendiri. Anda pun merasakan kepuasan dan kebanggaan telah memberikan bayi Anda persembahan berupa makanan yang sehat dan bergizi.</p>
<p style="text-align:justify;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yuwielueninet.wordpress.com/342/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yuwielueninet.wordpress.com/342/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yuwielueninet.wordpress.com/342/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yuwielueninet.wordpress.com/342/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yuwielueninet.wordpress.com/342/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yuwielueninet.wordpress.com/342/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yuwielueninet.wordpress.com/342/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yuwielueninet.wordpress.com/342/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yuwielueninet.wordpress.com/342/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yuwielueninet.wordpress.com/342/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yuwielueninet.wordpress.com/342/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yuwielueninet.wordpress.com/342/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yuwielueninet.wordpress.com/342/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yuwielueninet.wordpress.com/342/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuwielueninet.wordpress.com&amp;blog=3043701&amp;post=342&amp;subd=yuwielueninet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yuwielueninet.wordpress.com/2008/11/16/keuntungan-membuat-sendiri-makanan-bayi-dan-balita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9d0684831ede4ece7f5a685165146831?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lueninet</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hati-hati, Wanita akrab dengan depresi</title>
		<link>http://yuwielueninet.wordpress.com/2008/11/04/hati-hati-wanita-akrab-dengan-depresi/</link>
		<comments>http://yuwielueninet.wordpress.com/2008/11/04/hati-hati-wanita-akrab-dengan-depresi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Nov 2008 23:46:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yuwielueninet</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[health]]></category>
		<category><![CDATA[tips sehat]]></category>
		<category><![CDATA[depresi]]></category>
		<category><![CDATA[Wanita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuwielueninet.wordpress.com/?p=333</guid>
		<description><![CDATA[Wanita akrab dengan depresi Menjadi ibu adalah kesempurnaan seorang wanita. Tetapi di saat berbahagia menimang bayinya, wanita berkemungkinan dirundung penderitaan dengan sejenis depresi yang dikenal dengan istilah baby blues. Sebenarnya, ada empat fase kehidupan kaum wanita yang rentan depresi, yaitu: fase sebelum dan setelah haid ( perimenstrual), masa kehamilan, setelah melahirkan, dan menopause. Agar tidak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuwielueninet.wordpress.com&amp;blog=3043701&amp;post=333&amp;subd=yuwielueninet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#993300;"><strong>Wanita akrab dengan depresi</strong></span></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Menjadi ibu adalah kesempurnaan seorang wanita. Tetapi di saat berbahagia menimang bayinya, wanita berkemungkinan dirundung penderitaan dengan sejenis depresi yang dikenal dengan istilah baby blues. Sebenarnya, ada empat fase kehidupan kaum wanita yang rentan depresi, yaitu: fase sebelum dan setelah haid ( perimenstrual), masa kehamilan, setelah melahirkan, dan menopause. Agar tidak dihinggapi depresi, sebenarnya tidak perlu belajar jurus yang anehaneh, cukup dengan menjalani pola hidup sehat, diet seimbang, olahraga teratur, dan tidur yang cukup. Jika sewaktuwaktu</p>
<p style="text-align:justify;">mengalami gejala depresi, sebaiknya jangan malu untuk konsultasi dengan psikiater. Berikut ini gejala utama depresi yang dialami wanita pada empat fase kehidupannya</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-333"></span></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Masa sebelum dan setelah haid.</strong></p>
<ul>
<li>Perasaan yang labil.</li>
<li>Mudah marah.</li>
<li>Sedih tidak beralasan.</li>
<li>Sulit berkonsentrasi.</li>
<li>Kehilangan gairah hidup ( moody)</li>
</ul>
<p><strong>Masa kehamilan</strong></p>
<ul>
<li>Benci pada kehamilannya.</li>
<li>Benci pada suami.</li>
<li>Malas merawat tubuh dan kehamilannya.</li>
<li>Sindrom hamil yang berlebihan (muntah dan keluhan tidak</li>
<li>nyaman).</li>
<li>Lemah, letih, dan lesu.</li>
<li>Memiliki ide bunuh diri (hanya pada depresi berat).</li>
</ul>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Masa setelah melahirkan</strong></p>
<ul>
<li>Muncul perilaku yang tidak normal (psikosis post partum),</li>
<li>misalnya mengalami halusinasi.</li>
<li>Benci terhadap bayinya ( baby blues).</li>
<li>Malas merawat tubuh pasca persalinan</li>
</ul>
<p><strong>Masa menopause</strong></p>
<ul>
<li>Kehilangan gairah.</li>
<li>Kelelahan kronis.</li>
<li>Merasa dirinya tidak berguna lagi.</li>
<li>Wajah terasa terbakar.</li>
<li>Tidur terganggu (insomnia).</li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yuwielueninet.wordpress.com/333/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yuwielueninet.wordpress.com/333/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yuwielueninet.wordpress.com/333/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yuwielueninet.wordpress.com/333/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yuwielueninet.wordpress.com/333/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yuwielueninet.wordpress.com/333/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yuwielueninet.wordpress.com/333/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yuwielueninet.wordpress.com/333/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yuwielueninet.wordpress.com/333/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yuwielueninet.wordpress.com/333/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yuwielueninet.wordpress.com/333/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yuwielueninet.wordpress.com/333/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yuwielueninet.wordpress.com/333/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yuwielueninet.wordpress.com/333/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuwielueninet.wordpress.com&amp;blog=3043701&amp;post=333&amp;subd=yuwielueninet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yuwielueninet.wordpress.com/2008/11/04/hati-hati-wanita-akrab-dengan-depresi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9d0684831ede4ece7f5a685165146831?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lueninet</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gangguan kesehatan Pada Setiap Periode Kehidupan Wanita</title>
		<link>http://yuwielueninet.wordpress.com/2008/11/04/gangguan-kesehatan-pada-setiap-periode-kehidupan-wanita/</link>
		<comments>http://yuwielueninet.wordpress.com/2008/11/04/gangguan-kesehatan-pada-setiap-periode-kehidupan-wanita/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Nov 2008 23:39:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yuwielueninet</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[health]]></category>
		<category><![CDATA[Berbagai penyakit yang mengintai wanita]]></category>
		<category><![CDATA[Haid tidak teratur.]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuwielueninet.wordpress.com/?p=330</guid>
		<description><![CDATA[Berbagai penyakit yang mengintai wanita Selain penyakit-penyakit yang khusus dialami wanita, seperti gangguan haid, kehamilan, dan menopause, wanita pun tidak luput dari gangguan penyakit umum lainnya. Berikut ini beberapa penyakit khusus wanita yang pelu diperhatikan. Gangguan payudara Banyak wanita yang mengalami adanya benjolan di payudara. Pada umumnya, benjolan di payudara yang menyebar tidak memerlukan pengobatan, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuwielueninet.wordpress.com&amp;blog=3043701&amp;post=330&amp;subd=yuwielueninet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#993300;"><strong>Berbagai penyakit yang mengintai wanita</strong></span></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Selain penyakit-penyakit yang khusus dialami wanita, seperti gangguan haid, kehamilan, dan menopause, wanita pun tidak luput dari gangguan penyakit umum lainnya. Berikut ini beberapa penyakit khusus wanita yang pelu diperhatikan.</p>
<p><strong><em>Gangguan payudara</em></strong></p>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Banyak wanita yang mengalami adanya benjolan di payudara. Pada umumnya, benjolan di payudara yang menyebar tidak memerlukan pengobatan, tetapi jika menimbulkan rasa sakit perlu diwaspadai. Pemeriksaan payudara sendiri dianjurkan sebulan sekali setelah selesai periode menstruasi.</p>
<p><strong>Benjolan di payudara.</strong></p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Sebagian besar benjolan di payudara bukan kanker, namun untuk memastikannya perlu memeriksakannya pada dokter. Ada dua jenis benjolan atau tumor yaitu tumor yang padat dan tumor berisi cairan atau disebut kista. Tumor yang padat berasal dari jaringan fibrosa (berserat) disebut fibroadenoma. Biasanya,  fibroadenoma akan bergerak bila ditekan. Pada umumnya, fibroadenoma tidak perlu dibuang kecuali jika membesar dan menimbulkan masalah atau jika tumor tersebut diragukan asal usulnya. Kista payudara yang berisi cairan, dapat disedot dengan menggunakan jarum. Kadang-kadang kista dapat tumbuh lagi, sehingga dokter menganjurkan untuk periksa secara berkala. Bila ternyata tumor atau kista yang disedot itu tidak berisi cairan, dokter akan melakukan biopsi (pengambilan contoh jaringan melalui pembedahan) dan diperiksa dengan mikroskop, apakah benjolan itu kanker atau bukan. Bagi wanita yang sudah menopause, bila menemukan benjolan di payudara yang bertahan lebih dari seminggu, atau berwarna kemerah-merahan, terasa nyeri atau membesar, harus segera memeriksakan diri ke dokter.</li>
<li><span id="more-330"></span></li>
</ul>
<p><strong>Rasa sakit di payudara.</strong></p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Payudara mungkin terasa sakit karena mastitis yang disebabkan infeksi atau peradangan. Biasanya mastitis hanya menyerang salah satu payudara. Kalau kedua payudara terasa sensitif saat seminggu menjelang haid, kemungkinan hal itu adalah gejala sindrom pra menstruasi (PMS). Peningkatan kadar hormone progesteron diduga dapat merangsang jaringan payudara, menyebabkan pembengkakan, rasa sakit dan perih. Nyeri di payudara tanpa disertai benjolan, biasanya bukan masalah serius. Tetapi jika nyeri tidak terjadi secara periodik atau menyulitkan, sebaiknya konsultasi ke dokter.</li>
</ul>
<p><strong><em>Gangguan haid</em></strong></p>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<ul>
<li>Gangguan haid adalah masalah yang paling sering dan umum dialami wanita sejak ia memasuki masa suburnya. Gejalanya bermacam-macam yang membuat wanita menjadi tidak nyaman.</li>
</ul>
<p><strong>Nyeri haid.</strong></p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Nyeri haid adalah gejala yang paling umum terjadi. Selama haid, wanita merasa sakit di perut bagian bawah, kadang-kadang meluas ke pinggul, punggung bagian bawah, dan paha. Bahkan ada yang merasa mual, muntah, diare, atau sakit. Bila tidak ada kelainan ginekologis, rasa nyeri itu disebut dismenorhea primer. Disebabkan karena tingginya kadar prostaglandin, suatu zat yang membuat otototot rahim berkontraksi untuk melepaskan dindingnya yang tidak jadi digunakan sebagai tempat tumbuhnya janin. Meskipun sakit, dismenorhea primer tidak berbahaya, dan biasanya akan lenyap pada pertengahan usia ke 20-an atau setelah melahirkan. Rasa nyeri yang disebabkan oleh gangguan ginekologis disebut dismenorhea sekunder. Penyebabnya adalah tumor jinak pada dinding rahim ( fibroid), atau penyakit yang ditularkan akibat hubungan seksual, endometriosis, radang pinggul, atau kista pada indung telur.</li>
</ul>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Haid tidak teratur.</strong></p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Haid tidak teratur dapat terjadi karena perubahan hormon, sedang menderita sakit, latihan aerobik  berlebihan, atau perubahan berat badan yang drastis.</li>
</ul>
<p><strong>Perdarahan di antara masa haid.</strong></p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Terjadi secara spontan atau akibat rangsangan dari hubungan seks berlebihan. Umumnya perdarahan ini tidak serius, yang juga bisa terjadi karena variasi siklus hormonal, stres, atau penyesuian dari pergantian pil KB baru.</li>
</ul>
<p><strong>Sindrom pra menstruasi.</strong></p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Biasa terjadi akibat perubahan fisik pada masa pertumbuhan remaja atau perubahan emosi menjadi dewasa.</li>
</ul>
<p><strong><em>Gangguan pada alat reproduksi</em></strong></p>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Gangguan pada alat reproduksi adalah juga masalah yang sering mengganggu, karena daerah sensitif ini paling rentan kena infeksi.</li>
</ul>
<p><strong>Cairan dari vagina.</strong></p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Cairan yang keluar dari vagina merupakan salah satu gejala peradangan pada vagina ( vaginitis), yang biasanya disebabkan oleh infeksi atau perubahan flora bakteri baik yang secara normal ada di vagina. Gejala lain berupa rasa gatal, iritasi, nyeri saat  berhubungan seks, nyeri pada perut bagian bawah, perdarahan, dan bau tidak sedap dari vagina. Ada tiga kuman penyebabnya, yaitu parasit trichomonas (disebut trichomoniasis), jamur, dan bakteri (bakterial vaginosis). Infeksi dari parasit trichomonas ditularkan melalui hubungan seksual, menimbulkan cairan berbau berwarna kuning kehijauan, dan kadang-kadang berbusa. Infeksi jamur membuat gejala berupa gatal, dan keluarnya cairan berwarna putih. Gangguan yang disebut sebagai keputihan ini banyak terjadi pada wanita hamil, penderita diabetes, penderita anemia; atau sedang minum antibiotik, kortison, dan pil KB. Sedangkan infeksi bakteri vaginosis biasanya mengeluarkan cairan berwarna abu-abu yang berbau tidak sedap.</li>
</ul>
<p><strong>Endometriosis.</strong></p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Endometriosis adalah gangguan system reproduksi yang memberikan gejala berupa nyeri haid, kram haid, nyeri pinggul saat berhubungan seks, sakit saat buang air besar atau buang air kecil. Penderita kadang mengalami nyeri hebat, tetapi ada yang tidak mengalami apa-apa. Salah satu penyebabnya adalah gangguan pada sistem kekebalan tubuh, yaitu sel-sel yang bertugas membersihkan dinding rahim yang tidak jadi terpakai, membuangnya bersamaan dengan proses haid. Namun, ada jaringan kecil dari lapisan pada dinding rahim (endometrium) yang lepas dan berimigrasi ke luar rahim melalui saluran indung telur (falopian). Jaringan tersebut kemudian tumbuh di organ panggul lain, dinding pinggul, di luar indung telur, atau di saluran indung telur. Selama haid, darah dari jaringan kecil itu diserap oleh organ di sekitarnya, sehingga terjadi radang. Jaringan yang luka akibat radang tersebut satu dengan lainnya akan saling menempel membentuk sumbatan pada indung telur dan salurannya, sehingga menyebabkan kemandulan.</li>
</ul>
<p><strong><em>Gangguan pada saluran kemih</em></strong></p>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Infeksi saluran kemih dapat terjadi pada setiap wanita, dan cenderung meningkat dengan adanya kegiatan seksual. Hubungan seksual, kehamilan, dan gangguan buang air kecil membuat wanita berpotensi terkena infeksi saluran kemih dengan gejala berupa nyeri atau terasa panas pada saat buang air kecil, sering buang air kecil, atau sering merasa ada sesuatu yang menekan saat buang air kecil tersebut. Ngompol atau keluarnya urine yang tidak terkontrol, sering disebabkan oleh infeksi ringan atau rangsangan zat yang bersifat diuretika (pelancar kencing) seperti kafein (kopi), atau stres.</li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yuwielueninet.wordpress.com/330/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yuwielueninet.wordpress.com/330/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yuwielueninet.wordpress.com/330/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yuwielueninet.wordpress.com/330/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yuwielueninet.wordpress.com/330/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yuwielueninet.wordpress.com/330/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yuwielueninet.wordpress.com/330/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yuwielueninet.wordpress.com/330/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yuwielueninet.wordpress.com/330/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yuwielueninet.wordpress.com/330/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yuwielueninet.wordpress.com/330/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yuwielueninet.wordpress.com/330/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yuwielueninet.wordpress.com/330/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yuwielueninet.wordpress.com/330/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuwielueninet.wordpress.com&amp;blog=3043701&amp;post=330&amp;subd=yuwielueninet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yuwielueninet.wordpress.com/2008/11/04/gangguan-kesehatan-pada-setiap-periode-kehidupan-wanita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9d0684831ede4ece7f5a685165146831?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lueninet</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gangguan kesehatan wanita menurut tahapan usia</title>
		<link>http://yuwielueninet.wordpress.com/2008/11/04/gangguan-kesehatan-wanita-menurut-tahapan-usia/</link>
		<comments>http://yuwielueninet.wordpress.com/2008/11/04/gangguan-kesehatan-wanita-menurut-tahapan-usia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Nov 2008 23:31:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yuwielueninet</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[health]]></category>
		<category><![CDATA[tips sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Gangguan kesehatan wanita menurut tahapan usia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuwielueninet.wordpress.com/?p=328</guid>
		<description><![CDATA[Gangguan kesehatan wanita menurut tahapan usia Karena wanita mengalami perubahan fungsi menjadi &#8220;alat reproduksi&#8221; ketika menginjak usia remaja dan berhenti setelah mengalami masa menopause, maka pada setiap fase perubahan tersebut muncul gangguan kesehatan reproduksi yang perlu mendapat perhatian. Mengutip AMA ( American Medical Association), tahapan usia wanita dikelompokkan sebagai berikut: Masa Kanak-Kanak Sampai usia 10 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuwielueninet.wordpress.com&amp;blog=3043701&amp;post=328&amp;subd=yuwielueninet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#993300;"><strong>Gangguan kesehatan wanita menurut tahapan usia</strong></span></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Karena wanita mengalami perubahan fungsi menjadi &#8220;alat reproduksi&#8221; ketika menginjak usia remaja dan berhenti setelah mengalami masa menopause, maka pada setiap fase perubahan tersebut muncul gangguan kesehatan reproduksi yang perlu mendapat perhatian. Mengutip AMA ( American Medical Association), tahapan usia wanita dikelompokkan sebagai berikut:</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><span style="color:#993366;"><strong><em>Masa Kanak-Kanak</em></strong></span></p>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Sampai usia 10 tahun alat reproduksi wanita belum berkembang sempurna, dan hormon seks yang dihasilkan indung telur pun belum berfungsi, sehingga gangguan ginekologis jarang terjadi. Namun, ada gangguan yang perlu diperhatikan. Yang pertama adalah krisis genital pada bayi berusia beberapa minggu, yang disebabkan tersalurkannya hormon ibu ke dalam darah janin dengan gejala terjadinya perdarahan pada alat kelamin atau pembesaran payudara yang mengeluarkan cairan. Keadaan ini tidak berbahaya, dan dalam beberapa hari akan berhenti tanpa pengobatan. Yang kedua, peradangan alat kelamin akibat alergi sabun mandi yang digunakan, atau infeksi kuman karena ibu yang kurang cermat menjaga kebersihan bayinya.</li>
</ul>
<p><span id="more-328"></span></p>
<p><span style="color:#993366;"><strong><em>Masa Remaja (Pubertas)</em></strong></span></p>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<ul style="text-align:justify;">
<li><em>Masa remaja atau pubertas</em> adalah usia antara 10 sampai 19 tahun dan merupakan peralihan dari masa kanak-anak menjadi dewasa. Peristiwa terpenting yang terjadi pada gadis remaja adalah datangnya haid pertama yang dinamakan menarche. Secara tradisi, menarche dianggap sebagai tanda kedewasaan, dan gadis yang mengalaminya dianggap sudah tiba waktunya untuk melakukan tugas-tugas sebagai wanita dewasa, dan siap dinikahkan. Pada usia ini tubuh wanita mengalami perubahan dramatis, karena mulai memproduksi hormon-hormon seksual yang akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan sistem reproduksi. Tanda-tanda awal pubertas yang terlihat nyata adalah pembesaran payudara. Hormonhormon wanita akan merangsang dan meningkatkan lemak tubuh terutama pada bagian panggul, paha, dan bokong. Di dalam tubuhnya mulai terjadi proses pematangan organ-organ reproduksi (alat kelamin bagian dalam). Haid mulai terjadi pada usia ini. Oleh sebab-sebab tertentu yang dikaitkan dengan keadaan pola makan, gadis yang gemuk yang berasal dari keluarga berada, cenderung mengalami haid lebih cepat. Masalah kesehatan wanita yang penting sejak pubertas sampai usia 18 tahun adalah masalah gangguan haid, jerawat, berat badan, dan seksualitas. Gangguan haid adalah masalah yang paling sering dan umum dialami wanita sejak ia memasuki masa suburnya, biasanya terjadi dalam berbagai bentuk yang membuatnya menjadi tidak nyaman. Yang pertama adalah sindrom pra menstruasi yang biasa terjadi akibat perubahan fisik pada masa pertumbuhan menjadi remaja atau perubahan emosi menjadi dewasa. Masalah lainnya adalah nyeri haid dengan gejala yang paling umum terjadi yaitu rasa sakit di perut bagian bawah, kadang-kadang meluas ke pinggul, punggung bagian bawah, dan paha. Bahkan ada yang merasa mual, muntah, diare, atau sakit. Bila tidak ada kelainan ginekologis, rasa nyeri itu disebut dismenorhea primer, disebabkan tingginya kadar prostaglandin, suatu zat yang membuat otot-otot rahim berkontraksi untuk meluruhkan dindingnya yang batal digunakan sebagai tempat tumbuh nya janin. Meskipun sakit, dismenorhea primer tidak berbahaya, dan biasanya akan lenyap setelah pertengahan usia ke 20-an, atau setelah melahirkan. Rasa nyeri yang disebabkan oleh gangguan ginekologis disebut dismenorhea sekunder. Penyebabnya bisa karena tumor jinak pada dinding rahim ( fibroid), atau penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual, endometriosis, radang pinggul, atau kista pada indung telur.</li>
</ul>
<p><span style="color:#993366;"><strong><em>Masa Dewasa Muda</em></strong></span></p>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Usia dewasa muda, yaitu antara 18 sampai 40 tahun, sering dihubungkan dengan masa subur, karena pada usia ini kehamilan sehat paling mungkin terjadi. Inilah usia produktif dalam menapak karir yang penuh kesibukan di luar rumah. Di usia ini wanita harus lebih memperhatikan kondisi tubuhnya agar selalu dalam kondisi prima, sehingga jika terjadi kehamilan dapat berjalan dengan lancar, dan bayi yang dilahirkan pun sehat. Pada periode ini masalah kesehatan berganti dengan gangguan kehamilan, kelelahan kronis akibat merawat anak, dan tuntutan karir. Kanker, kegemukan, depresi, dan penyakit serius tertentu mulai menggerogoti tubuhnya. Gangguan yang sering muncul pada usia ini, adalah endometriosis yang ditandai dengan gejala nyeri haid, kram haid, nyeri pinggul saat berhubungan seks, sakit saat buang air besar atau buang air kecil. Penderita kadang mengalami nyeri hebat, tetapi ada juga yang tidak mengalami gejala apa-apa.</li>
</ul>
<p><span style="color:#993366;"><strong><em>Masa Dewasa Tua</em></strong></span></p>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Usia sekitar 40 sampai 60 tahun merupakan masa krisis bagi wanita pada umumnya. Pada usia ini wanita sedang mencapai puncak karirnya, dan justru pada masa itu ia akan mengalami menopause (usia 45 sampai 55 tahun). Produksi hormon wanita (estrogen dan progesteron) menurun. Akibatnya, haid menjadi tidak teratur, dan akhir nya terhenti sama sekali. Namun wanita masih bisa hamil sampai saat menopause muncul, walaupun penuh dengan risiko dan perlu perawatan khusus. Pada saat menopause wanita mengalami beberapa masalah antara lain wajah terasa panas dan kemerahan ( hot flushes), vagina kering, dan suasana hati yang berubah-ubah. Beberapa mungkin hanya mengalami gejala menopause ringan, tetapi sebagian lainnya dapat mengalami gejala yang berat dan sangat mengganggu. Osteoporosis  pengeroposan tulang) ada hubungannya dengan penurunan hormon estrogen yang terjadi pada masa menopause. Begitu pula risiko penyakit jantung bagi wanita pasca menopause akan meningkat, karena menurunnya produksi estrogen yang berfungsi sebagai pelindung jantung. Masalah kesehatan wanita pada periode usia ini adalah penyakit akibat menurunnya hormone estrogen. Untuk mengatasinya dapat dibantu dengan terapi sulih hormon, pola makan yang mengandung fitoestrogen, dan olahraga. Semua itu untuk menguatkan tulang.</li>
</ul>
<p><span style="color:#993366;"><strong><em>Masa Lanjut Usia</em></strong></span></p>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Yang dianggap lanjut usia (lansia) adalah setelah mencapai usia 60 tahun. Inilah masa yang paling rentan diserang berbagai penyakit degeneratif dan penyakit berat lainnya. Sangat penting bagi wanita untuk melakukan pemeriksaan kesehatannya secara teratur. Prioritas utamanya adalah menjaga agar tubuh tetap sehat dengan mengatur pola makan yang benar, dan minum suplemen yang dibutuhkan tubuh. Selain itu olahraga ringan dan tetap aktif secara intelektual.</li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yuwielueninet.wordpress.com/328/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yuwielueninet.wordpress.com/328/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yuwielueninet.wordpress.com/328/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yuwielueninet.wordpress.com/328/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yuwielueninet.wordpress.com/328/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yuwielueninet.wordpress.com/328/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yuwielueninet.wordpress.com/328/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yuwielueninet.wordpress.com/328/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yuwielueninet.wordpress.com/328/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yuwielueninet.wordpress.com/328/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yuwielueninet.wordpress.com/328/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yuwielueninet.wordpress.com/328/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yuwielueninet.wordpress.com/328/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yuwielueninet.wordpress.com/328/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuwielueninet.wordpress.com&amp;blog=3043701&amp;post=328&amp;subd=yuwielueninet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yuwielueninet.wordpress.com/2008/11/04/gangguan-kesehatan-wanita-menurut-tahapan-usia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9d0684831ede4ece7f5a685165146831?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lueninet</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Contoh cara membuat makanan Bayi / Anak</title>
		<link>http://yuwielueninet.wordpress.com/2008/11/04/contoh-cara-membuat-makanan-bayi-anak/</link>
		<comments>http://yuwielueninet.wordpress.com/2008/11/04/contoh-cara-membuat-makanan-bayi-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Nov 2008 23:20:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yuwielueninet</dc:creator>
				<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[health]]></category>
		<category><![CDATA[tips sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Contoh cara membuat makanan Bayi / Anak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuwielueninet.wordpress.com/?p=326</guid>
		<description><![CDATA[Contoh cara membuat makanan Bayi / Anak Bubur Susu Bahan : 2 sendok makan tepung beras (20 gram) 2 sendok teh gula pasir (10 gram) 1 sendok makan penuh susu tepung Cara membuatnya : Tepung beras dan gula pasir dilarutkan dalam susu. Letakkan di atas api kecil, biarkan hingga masak sambil diaduk. Pisang Lumat Halus [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuwielueninet.wordpress.com&amp;blog=3043701&amp;post=326&amp;subd=yuwielueninet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#993300;"><strong>Contoh cara membuat makanan Bayi / Anak</strong></span></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong>Bubur Susu</strong></span></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong><em>Bahan :</em></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>2 sendok makan tepung beras (20 gram)</p>
<p>2 sendok teh gula pasir (10 gram)</p>
<p>1 sendok makan penuh susu tepung</p>
<p><strong><em>Cara membuatnya :</em></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Tepung beras dan gula pasir dilarutkan dalam susu.</p>
<p>Letakkan di atas api kecil, biarkan hingga masak sambil diaduk.<strong></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong>Pisang Lumat Halus</strong></span></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong><em>Bahan </em></strong><strong><em>:</em></strong></p>
<ul type="circle">
<li>1 buah pisang      masak.</li>
</ul>
<p><strong><em>Cara membuatnya :</em></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<ul type="circle">
<li>Pisang dicuci      bersih.</li>
<li>Kupas memanjang      sebagian permukaan pisang.</li>
<li>Keriklah pisang      dengan menggunakan sendok kecil yang bersih.</li>
<li>Kerikan pisang      ditaruh dalam cangkir atau mangkok kecil.</li>
<li>Agar pisang tidak      berubah warna, berikan sedikit perasan jeruk nipis.</li>
<li>Dapat juga      kerikan pisang diberikan langsung kepada bayi.</li>
</ul>
<p><strong> </strong></p>
<p><span id="more-326"></span></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong>Nasi Tim Bayi</strong></span></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong><em>Bahan :</em></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<ul type="circle">
<li>2 sendok makan peres beras</li>
<li>1 potong tempe      atau tahu atau kacang-kacangan atau ikan atau satu butir telur ayam.</li>
<li>10 lembar daun bayam atau sayuran hijau lainnya.</li>
<li>2 &#8211; 3 gelas air, 1 sendok makan minyak kelapa      atau 2 sendok santan</li>
<li>Garam secukupnya.</li>
</ul>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong><em>Cara membuatnya :</em></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<ul type="circle">
<li>Masukkan air yang telah dicampur minyak kelapa      atau air yang telah dicampur santan ke dalam panci berisi beras, tahu, tempe, lauk lain,  tambahkan garam</li>
<li>Masaklah bahan-bahan sambil diaduk sampai      matang.</li>
<li>Masukkan daun bayam atau daun kangkung atau      sayuran hijau lain yang sudah diiris halus.</li>
<li>Setelah sayuran matang, angkat makanan dari api.</li>
<li>Dinginkan.</li>
<li>Makanan siap diberikan kepada bayi.</li>
</ul>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong>Bolu Kecil</strong></span></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong><em>Bahan :</em></strong></p>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<ul type="circle">
<li>1/2 gelas tepung terigu (25 gram)</li>
<li>1 gelas susu segar</li>
<li>8 sendok teh gula pasir (40 gram)</li>
<li>1 butir telur</li>
<li>Sedikit mentega dan sedikit minyak goreng</li>
</ul>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<p><strong><em>Cara membuatnya :</em></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<ul type="circle">
<li>Telur dipecah kemudian campurkan semua bahan.</li>
<li>Adonan dibagi 8 dan digoreng dengan sedikit      minyak.</li>
</ul>
<p>Dimakan dengan sedikit mentega atau sirup</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yuwielueninet.wordpress.com/326/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yuwielueninet.wordpress.com/326/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yuwielueninet.wordpress.com/326/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yuwielueninet.wordpress.com/326/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yuwielueninet.wordpress.com/326/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yuwielueninet.wordpress.com/326/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yuwielueninet.wordpress.com/326/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yuwielueninet.wordpress.com/326/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yuwielueninet.wordpress.com/326/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yuwielueninet.wordpress.com/326/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yuwielueninet.wordpress.com/326/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yuwielueninet.wordpress.com/326/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yuwielueninet.wordpress.com/326/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yuwielueninet.wordpress.com/326/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuwielueninet.wordpress.com&amp;blog=3043701&amp;post=326&amp;subd=yuwielueninet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yuwielueninet.wordpress.com/2008/11/04/contoh-cara-membuat-makanan-bayi-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9d0684831ede4ece7f5a685165146831?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lueninet</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Mengatasi Penyakit yang Sering Diderita Anak di Rumah?</title>
		<link>http://yuwielueninet.wordpress.com/2008/11/04/bagaimana-mengatasi-penyakit-yang-sering-diderita-anak-di-rumah/</link>
		<comments>http://yuwielueninet.wordpress.com/2008/11/04/bagaimana-mengatasi-penyakit-yang-sering-diderita-anak-di-rumah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Nov 2008 23:17:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yuwielueninet</dc:creator>
				<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[health]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit yang Sering Diderita Anak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuwielueninet.wordpress.com/?p=324</guid>
		<description><![CDATA[Bagaimana Mengatasi Penyakit yang Sering Diderita Anak di Rumah? 1. Batuk Jika anak dapat ASI, beri ASI lebih banyak dan lebih sering. Beri anak minum air matang lebih banyak. Pada anak umur 1 tahun ke atas,beri kecap manis dicampur madu atau air jeruk. Jauhkan anak dari asap rokok dan asap dapur. Tidak membakar sampah di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuwielueninet.wordpress.com&amp;blog=3043701&amp;post=324&amp;subd=yuwielueninet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#993366;"><strong>Bagaimana Mengatasi Penyakit yang Sering Diderita Anak di Rumah?</strong></span></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>1. Batuk</strong></p>
<ul type="disc">
<li>Jika anak dapat      ASI, beri ASI lebih banyak dan lebih sering.</li>
<li>Beri anak minum      air matang lebih banyak.</li>
<li>Pada anak umur 1      tahun ke atas,beri kecap manis dicampur madu atau air jeruk.</li>
<li>Jauhkan anak dari      asap rokok dan asap dapur.</li>
<li>Tidak membakar      sampah di dekat rumah.</li>
</ul>
<p><em> </em></p>
<p><em>Bawa anak ke Puskesmas jika batuk tidak sembuh dalam 2 hari</em></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>2. Diare</strong></p>
<ul type="disc">
<li>Jika anak dapat      ASI, beri ASI lebih banyak dan lebih sering.</li>
<li>Beri anak oralit,      air matang, air teh, kuah sayur bening setiap kali diare, sampai diare      berhenti.</li>
<li>Anak tetap makan      seperti biasa.</li>
<li>Cegah diare      dengan cara : minum air matang, cuci tangan pakai sabun sebelum makan dan      sesudah buang air besar. Buang air besar di kakus.</li>
</ul>
<p><em> </em></p>
<p><em>Bawa anak ke Puskesmas jika diare tidak sembuh, malas minum, mata anak cekung, anak rewel atau gelisah atau ada darah dalam tinja.</em></p>
<p><em><span id="more-324"></span><br />
</em></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>3. Bagaimana menjaga kebersihan agar anak tidak sakit?</strong></p>
<ul type="disc">
<li> Mandikan anak setiap hari, pagi dan sore,      pakai sabun mandi.</li>
<li>Cuci rambut anak      dengan sampo 2-3 kali dalam satu minggu.</li>
<li>Cuci tangan anak      dengan sabun sebelum makan dan sesudah buang air besar. • Gunting kuku      tangan dan kaki anak jika panjang.</li>
<li>Bersihkan rumah      setiap hari dari sampah dan genangan air.</li>
<li>Jauhkan anak dari      asap rokok dan asap dapur.</li>
<li>Ajarkan anak      untuk buang air besar di kakus.</li>
</ul>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>4. Bagaimana ibu merawat gigi anak agar tidak sakit?</strong></p>
<ul type="disc">
<li>Jika      belum tumbuh gigi, bersihkan gusi bayi sesudah diberi ASI dengan kain yang      dibasahi air matang hangat.</li>
<li>Jika      sudah tumbuh gigi, gosok gigi pakai odol sehari 2 kali, sesudah makan pagi      dan sebelum tidur malam.</li>
<li> Minta penjelasan ke petugas kesehatan      cara menggosok gigi yang baik dan benar.</li>
<li>Pada      umur 2 tahun, ajari anak gosok gigi sendiri.</li>
<li>Anak      jangan dibiasakan makan makanan yang manis dan lengket.</li>
</ul>
<p><em> </em></p>
<p><em>Periksa kesehatan gigi anak setiap 6 bulan setelah anak berumur 2 tahun.</em></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Apa Saja Tanda-tanda Bahaya pada Anak Sakit?</strong></p>
<ul type="disc">
<li>Tidak bisa      menetek/menyusu.</li>
<li>Tidak bisa minum      atau malas minum.</li>
<li>Selalu      memuntahkan semuanya.</li>
<li>Kejang.</li>
<li>Tidak sadar.</li>
</ul>
<p><em> </em></p>
<p><em>Segera bawa anak ke Puskesmas/Rumah Sakit jika ada tanda bahaya.</em></p>
<ul type="disc">
<li>Sakit tambah      parah.</li>
<li>Diare disertai      darah dalam tinja.</li>
<li>Batuk disertai      sukar bernapas atau napas cepat.</li>
<li>Demam disertai :
<ul type="circle">
<li>nyeri       ulu hati, anak tampak gelisah.</li>
<li>pendarahan       lewat hidung atau gusi.</li>
<li>telapak       tangan dan kaki teraba dingin.</li>
<li>bintik-bintik       merah pada kulit.</li>
</ul>
</li>
</ul>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>3. Demam</strong></p>
<ul type="disc">
<li>Demam merupakan      gejala yang menyertai batuk pilek, malaria, campak, demam berdarah, sakit      telinga atau penyakit infeksi lain.</li>
<li>Jika anak dapat      ASI, beri ASI lebih banyak dan lebih sering.</li>
<li>Beri anak cairan      lebih banyak dari biasa seperti air matang, air teh, kuah sayur bening.</li>
<li> Jangan diberi pakaian tebal atau selimut tebal.</li>
<li>Kompres dengan      air biasa atau air hangat. Jangan dikompres dengan air dingin karena anak      bisa mengigil.</li>
<li>Pada demam      tinggi, beri obat turun panas sesuai anjuran petugas kesehatan.</li>
<li>Usahakan tidur      pakai kelambu untuk menghindari gigitan nyamuk.</li>
</ul>
<p><em> </em></p>
<p><em>Bawa anak ke Puskesmas jika demam tidak sembuh dalam 2 hari.</em></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>4. Sakit kulit</strong></p>
<ul type="disc">
<li>Sakit kulit      biasanya berupa biang keringat, bisul, koreng, dan sebagainya.</li>
<li>Bersihkan luka      dengan air matang, keringkan dengan kain bersih.</li>
<li>Jika berupa      koreng, tutup dengan kain bersih. Jangan dibubuhi ramuan-ramuan.</li>
<li>Cegah agar anak      tidak sakit kulit dengan cara : mandi teratur, ganti pakaian jika basah      atau kotor dan cuci tangan dan kaki setiap habis main.</li>
</ul>
<p><em>Bawa anak ke Puskesmas jika kulit kemerahan, gatal, luka basah, berbau atau bernanah.</em></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Apa Saja Obat Pertolongan Pertama yang Perlu Disediakan di Rumah ?</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<ul type="disc">
<li>Povidon iodine      (betadin) untuk mengobati luka.</li>
<li>Oralit untuk      mengganti cairan yang hilang karena diare.</li>
<li>Parasetamol untuk      obat penurun panas.</li>
</ul>
<p><em>Obati anak menurut dosis, waktu dan lama pengobatan sesuai anjuran petugas kesehatan. Jauhkan obat dari jangkauan anak.</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p><strong>Bagaimana Mencegah Anak Mengalami Kecelakaan?</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<ul type="disc">
<li>Simpan      benda-benda berbahaya di tempat yang tidak terjangkau anak,misalnya:      pisau, obat-obatan, racun serangga, racun tikus, minyak tanah, deterjen.</li>
<li>Larang anak      bermain di dekat benda-benda panas seperti: kompor, seterika dan termos      air panas.</li>
<li>Larang anak      bermain stop kontak. Perhatikan jangan ada kabel yang terbuka.</li>
<li>Awasi anak ketika      bermain. Larang anak bermain di dekat sumur, kolam, aliran sungai atau      jalan raya.</li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yuwielueninet.wordpress.com/324/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yuwielueninet.wordpress.com/324/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yuwielueninet.wordpress.com/324/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yuwielueninet.wordpress.com/324/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yuwielueninet.wordpress.com/324/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yuwielueninet.wordpress.com/324/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yuwielueninet.wordpress.com/324/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yuwielueninet.wordpress.com/324/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yuwielueninet.wordpress.com/324/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yuwielueninet.wordpress.com/324/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yuwielueninet.wordpress.com/324/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yuwielueninet.wordpress.com/324/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yuwielueninet.wordpress.com/324/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yuwielueninet.wordpress.com/324/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuwielueninet.wordpress.com&amp;blog=3043701&amp;post=324&amp;subd=yuwielueninet&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yuwielueninet.wordpress.com/2008/11/04/bagaimana-mengatasi-penyakit-yang-sering-diderita-anak-di-rumah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9d0684831ede4ece7f5a685165146831?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lueninet</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
